Tidur 8 Jam Sehari Agar Tubuh Sehat, Wajib atau Tidak?

103942_tidurBenarkah kualitas tidur yang baik itu harus delapan jam sehari? Belum tentu. Masih ada beberapa mitos seputar tidur yang keliru tapi banyak dipercaya orang. Agar mendapatkan tidur berkualitas dan terhindari dari mitos tidak jelas yang bisa merugikan kesehatan tubuh, ini lima mitos seputar tidur yang perlu Anda ketahui faktanya, seperti dikutip dari Huffington Post.

1. Setiap Orang Perlu Tidur 8 Jam Sehari
Kebutuhan jam tidur setiap orang bisa berbeda-beda. Beberapa orang perlu lebih dari delapan jam dan sebagian lagi mungkin kurang dari itu. Jadi, bagaimana mengetahui apakah jam tidur kita sudah cukup atau belum? Menurut Robert Oexman, D.C. direktur Sleep to Live Institute, salah satu tanda Anda kekurangan tidur apabila langsung terlelap begitu naik ke tempat tidur.

Pada orang yang siklus tidurnya normal, baru akan tertidur setelah 15 menit berbaring. Namun perlu diwaspadai bila Anda tidur kurang dari 5 jam sehari karena bisa meningkatkan risiko stroke, kerusakan tulang dan nyeri pada jantung.

2. Lebih Banyak Tidur, Semakin Bagus
Terlalu banyak tidur sama bahayanya dengan kekurangan tidur. Dijelaskan Michael A. Grandner, Ph.D., insinyur psikiatri dan anggota Behavioral Sleep Medicine program di University of Pennsylvania, orang yang tidur selama sembilan jam atau lebih di malam hari juga bisa mengalami gangguan kesehatan. Gangguannya bisa pusing, sakit kepala atau tubuh lemas.

3. Kurang Tidur di Hari Kerja Bisa Diganti Saat Weekend
Banyak orang yang memanfaatkan akhir pekan untuk tidur sepuasnya karena ingin mengganti kekurangan tidur di hari kerja. Faktanya, kekurangan tidur dalam sehari tidak bisa digantikan dengan hari lain. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, efek jangka panjangnya kurang baik bagi tubuh. Usahakan selalu tidur secara teratur. Tetaplah tidur sesuai jadwal meskipun di hari libur.

4. Jika Tak Bisa Tidur, Berbaring Saja di Kasur
Berbaring di kasur, berharap mata bisa terpejam dengan sendirinya adalah cara yang buruk untuk tertidur lelap. “Berbaring di tempat tidur dan bertanya-tanya kenapa Anda tidak juga terlelap akan meningkatkan kecemasan dan justru membuat Anda lebih sulit tidur,” jelas Michael Decker, Ph.D., profesor di Georgia State University dan juru bicara American Academy of Sleep Medicine.

Akan lebih baik jika Anda beranjak dan melakukan sesuatu yang bisa membantu lebih cepat tidur. Perubahan suasana bisa membantu Anda menghindari stres, selama ruangan itu tidak terlalu terang atau berisik. Setengah jam kemudian, coba kembali lagi ke kamar untuk tidur.

5. Mendengkur Hanya Ganggu Orang Tidur Tapi Tidak Berbahaya
Mendengkur tidak hanya mengganggu orang yang tidur di sebelah Anda, tapi juga berbahaya bagi kesehatan. Menurut spesialis yang menangani masalah mendengkur Daniel P. Slaughter, masalah tersebut dapat mengganggu sistem pernafasan selama tidur dan dapat meningkatkan penyebab penyakit jantung.

 

Sumber : wolipop.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s