Kesalahan Saat Pemanasan

images_pemanasanSetiap akan melakukan olahraga pasti dilakukan pemanasan yang berfungsi untuk mregeangkan otot oto tubuh. Pemanasan adalah hal yang penting dilakukan sebelum berolahraga untuk mencegah terjadinya cedera. Karena itu yang harus diketahui adalah bagaimana melakukan pemanasan yang benar dan perlu waktu berapa lama.

Untuk mencegah kesalahan yang tidak perlu dan juga membantu fleksibilitas otot-otot, ketahui mana yang benar dan salah seputar stretching, seperti dijelaskan oleh Mike Clarck, CEO dari National Academy of Sport Medicine.

Kesalahan 1: Tidak pemanasan sebelum olahraga

Pemanasan memang penting, tetapi jangan lakukan peregangan saat otot-otot masih “dingin”. Hal pertama yang harus dilakukan adalah melemaskan otot sehingga bisa diregangkan. Anda bisa melakukannya dengan berjalan kaki atau menggunakan bola kecil (misalnya bola tenis) yang diputar-putar ke bagian betis, paha luar, atau bokong.

Kesalahan 2: Melompat saat pemanasan

Pemanasan dasar dikenal juga dengan peregangan statis, karena kita memang diharuskan untuk tidak banyak bergerak. Saat pemanasan tidak disarankan untuk melompat-lompat.

“Setiap orang punya ketidakseimbangan otot, yang bisa menyebabkan jaringan parut terbentuk di otot. Jaringan itu seperti lem. Bila kita melompat-lompat, sistem saraf akan membuat parut itu beredar,” kata Clark.

Kesalahan 3: Pemanasan terlalu lama

Pemanasan memang penting, tetapi tak perlu terlalu lama. Penelitian menyebutkan pemanasan statis selama 20, 60, atau 90 detik memiliki efek yang sama. Karena itu cukup lakukan 20 detik peregangan di tempat lalu bergeraklah.

Kesalahan 4: Tidak peregangan pasca latihan

Peregangan pasca latihan olahraga sangat penting karena bisa mempercepat pemulihan. Saat berolahraga kita membuat otot-otot memendek sehingga perlu dikembalikan menjadi normal lewat peregangan atau pendinginan.

Kesalahan 5: Peregangan tak perlu setiap hari

Setiap hari kita melakukan berbagai kegiatan seperti duduk, tidur, bekerja di laptop, atau memakai sepatu hak tinggi, yang membuat otot menjadi kaku. Karena itu kita wajib melakukan peregangan setiap hari supaya tubuh tetap seimbang.

Kesalahan 6: Merasa sudah lentur

Jangan langsung merasa tubuh Anda cukup lentur hanya karena dahi mampu menyentuh lutut. Karena sangat mungkin otot di bagian tubuh lain tidak selentur itu. Tak ada ruginya melakukan peregangan karena manfaatnya langsung terasa.

 

 

Sumber : Doktersehat.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s